Senin, 13 Agustus 2018

Bagaimana caranya menyinkronkan file antar komputer?

Dengan Dropbox Anda bisa mengakses versi file yang sama di semua komputer, ponsel atau tablet yang telah Anda tautkan ke akun Anda. Kami menyebutnya ”sinkronisasi," dan ini merupakan inti fungsi Dropbox. Dengan sinkronisasi, versi file yang terbaru selalu tersedia di semua perangkat Anda.
Anda bisa menyinkronkan file dengan tiga langkah cepat:
  1. Unduh aplikasi Dropbox di komputer Anda dan di ponsel atau tablet Anda.
  2. Masuk ke setiap perangkat itu dengan alamat email dan kata sandi yang sama.
  3. Tambahkan file dari perangkat mana pun ke aplikasi Dropbox atau dropbox.com.
Jika Anda sudah memasang Dropbox, cukup tambahkan file ke folder Dropbox Anda untuk menyinkronkannya secara otomatis ke akun Dropbox. Jika Anda menyinkronkan akun Anda untuk yang pertama kali, butuh beberapa menit untuk menyelesaikannya. Setelah prosesnya selesai, Anda akan bisa menemukan file Anda di aplikasi Dropbox pada setiap perangkat yang terhubung dengan akun Anda.

Hal penting yang perlu diketahui soal sinkronisasi

Gunakan akun Dropbox yang sama di semua perangkat Anda.
Ketika memasang Dropbox, Anda akan diminta apakah akan masuk atau buat akun baru. Anda hanya butuh satu akun untuk berapa pun perangkat yang ingin Anda sinkronkan. Agar file-file disinkronkan, Anda harus masuk menggunakan alamat email dan kata sandi yang sama di tiap perangkat yang ingin Anda tautkan ke akun Dropbox Anda.
Folder "Dropbox" di hard disk komputer Anda
Setelah Dropbox dipasang di komputer, Anda akan melihat folder Dropbox baru di hard disk Anda. Folder ini berfungsi seperti semua folder lain di komputer Anda, namun dengan satu perbedaan penting: file-file di folder ini disinkronkan ke Dropbox, dan file-file di Dropbox dapat diakses melalui folder ini.
Tidak dibutuhkan unggahan dan unduhan manual
Layanan Dropbox memonitor folder Dropbox di komputer dan aplikasi perangkat seluler Dropbox Anda. Jika ada perubahan—file atau folder baru, atau pengeditan pada file atau folder yang ada—Dropbox akan otomatis menyinkronkan semua perubahan itu. Tidak dibutuhkan unggahan dan unduhan manual Artinya sinkronisasi ini berlangsung secara otomatis, asalkan koneksi internet Anda terhubung dengan baik, Anda telah memasang aplikasi desktop Dropbox, dan Anda masuk ke akun.
Jika Anda offline, file akan kembali disinkronkan segera setelah perangkat online
Komputer, ponsel, dan tablet yang tidak terhubung ke internet tidak akan disinkronkan ke Dropbox. Namun, perangkat yang offline akan otomatis menerima perubahan file dari Dropbox segera setelah kembali online. Dan perubahan file yang dilakukan pada perangkat yang offline akan disinkronkan kembali ke Dropbox segera setelah perangkat online.
Anda juga tidak perlu khawatir mematikan Dropbox pada saat sinkronisasi sedang berlangsung. Sinkronisasi akan dilanjutkan pada titik terakhir ketika berhenti setelah Dropbox dijalankan kembali.
Dropbox menyinkronkan sesuai urutan berdasarkan ukuran file
Dropbox memprioritaskan sinkronisasi (atau unggahan) berdasarkan ukuran file, dimulai dengan folder dan file terkecil di dalamnya. Dengan begitu, Anda tidak perlu khawatir kalau-kalau file Anda yang lebih kecil macet di belakang file besar sewaktu disinkronkan.
Dropbox tidak bisa menyinkronkan file yang berada di luar folder Dropbox
Dropbox hanya dapat menyinkronkan file yang berada di folder Dropbox, atau di aplikasi perangkat seluler Dropbox. Setelah memindahkan file atau folder ke Dropbox, Anda bisa membuat pintasan di lokasi awal ini untuk mengakses file dari sana. Namun, hal ini tidak berfungsi sebaliknya. Membuat pintasan di folder Dropbox Anda untuk mengakses file di lokasi awalnya tidak didukung oleh Dropbox.
Sinkronisasi dengan Wi-Fi dan jaringan seluler
Aplikasi perangkat seluler menyinkronkan berdasarkan jenis jaringan terhubung yang digunakan ponsel atau tablet Anda.
Pada jaringan Wi-fi:
  • Aplikasi perangkat seluler otomatis mengunduh pembaruan ketika Anda menjalankan aplikasi ini, membuka file, dan membuka tab file Offline
  • Unggahan Kamera akan berlangsung atau dilanjutkan ketika Anda menjalankan aplikasi ini
Pada jaringan seluler:
  • Hanya mengunduh pembaruan secara otomatis
  • Di perangkat Android, file offline menampilkan ikon peringatan jika perubahan dilakukan pada saat Anda offline. File-file ini belakangan perlu disinkronkan secara manual. Untuk menyinkronkan versi terbaru, ketuk Perbarui semua di tab file Offline.
  • Unggahan kamera tidak otomatis berlangsung atau dilanjutkan kecuali opsiGunakan Data Seluler diatur Hidup.
Jika butuh file ketika jaringan tidak tersedia, siapkan file-file penting Anda dalam keadaan offline.

Pain Management Dan Hal-Hal Penting Yang Ada Di Dalamnya

Pain management atau manajemen nyeri adalah suatu kumpulan prosedur medis yang bertujuan untuk meredakan atau menghilangkan nyeri pada pasien. Nyeri pada dasarnya merupakan suatu sensasi yang tidak menyenangkan atau menyakitkan yang muncul akibat rusaknya jaringan tubuh, dan dapat menimbulkan dampak secara fisik dan emosi.
Pain Management dan Hal-hal Penting yang Ada di Dalamnya - alodokter
Nyeri muncul sebagai sistem yang melindungi tubuh dari kerusakan jaringan lebih lanjut, atau dari aktivitas yang dapat menyebabkan kerusakan tubuh. Berdasarkan sifatnya, nyeri dapat berupa nyeri akut atau kronis. Sedangkan dari intensitasnya, nyeri dapat terasa sebagai nyeri ringan atau berat.
Nyeri akut timbul secara tiba-tiba, dan biasanya penyebabnya dapat diketahui dengan jelas. Nyeri kronis timbul dalam jangka waktu yang panjang. Biasanya nyeri kronis akan terasa dalam beberapa minggu atau bulan. Nyeri kronis seringkali muncul akibat adanya suatu kondisi atau penyakit yang diderita oleh pasien.
Terkadang untuk memberikan hasil maksimal, seseorang dapat menjalani lebih dari satu jenis metode manajemen nyeri. Ini dikarenakan nyeri seringkali melibatkan banyak aspek dalam kehidupan sehari-hari pasien.

Indikasi Pain Management

Seorang pasien dapat menjalani pain management jika menderita nyeri pada tubuhnya. Berdasarkan penyebabnya, nyeri dapat dibagi menjadi 2 macam, yaitu nyeri nosiseptif dan nyeri neuropatik.
Nyeri nosiseptif timbul dikarenakan adanya suatu rangsangan yang berpotensi berbahaya, yang dideteksi oleh indera perasa nyeri pada tubuh (nociceptors). Nyeri nosiseptif timbul dikarenakan adanya kerusakan jaringan tubuh, baik kerusakan mekanis (misalnya nyeri sendi atau nyeri punggung), kerusakan akibat suhu panas, suhu dingin, atau akibat terkena bahan kimia. Munculnya nyeri nosiseptif dapat ditandai dengan gejala-gejala pada bagian tubuh yang mengalami nyeri, antara lain:
  • Rasa sakit yang menusuk, seperti ditusuk oleh paku atau jarum.
  • Kaku.
  • Lemah.
  • Kesemutan.
Nyeri neuropatik muncul dikarenakan adanya kerusakan pada jaringan saraf, sehingga muncul nyeri yang terkadang secara tiba-tiba. Gejala-gejala yang ditimbulkan oleh nyeri neuropatik adalah:
  • Rasa terbakar atau seperti ditusuk oleh jarum pada bagian yang mengalami nyeri.
  • Rasa kesemutan dan kaku.
  • Nyeri yang muncul secara tiba-tiba tanpa penyebab yang jelas.
  • Sulit tidur dan beristirahat dikarenakan oleh nyeri tersebut.
  • Gangguan emosi akibat nyeri kronis, sulit tidur, dan sulit menggambarkan nyeri yang sedang diderita.
Penyebab nyeri neuropatik sulit diidentifikasi pada saat pertama kali muncul, dan perlu adanya pemeriksaan lebih lanjut. Akan tetapi setelah diperiksa, umumnya penyebab nyeri neuropatik dapat dikelompokkan menjadi:
  • Infeksi, seperti penyakit sifilis, cacar ular atau herpes zoster, serta
  • Cedera, terutama cedera yang menyebabkan kerusakan atau tekanan pada sistem saraf, seperti cedera saraf tulang belakang.
  • Komplikasi akibat prosedur bedah, misalnya amputasi.
  • Penyakit atau komplikasi akibat penyakit lain, seperti multiple sclerosis, diabetes, atau kanker.
Pasien harus segera berkonsultasi dengan dokter untuk menjalani pengobatan atau manajemen nyeri jika mengalami:
  • Nyeri yang tidak hilang setelah 2-3 minggu.
  • Sulit berelaksasi.
  • Nyeri yang dialami menyebabkan depresi, rasa cemas, atau stres.
  • Obat-obatan atau metode untuk meredakan nyeri tidak lagi efektif.
  • Sulit melakukan aktivitas sehari-hari akibat nyeri.

Peringatan Pain Management

Sebelum menjalani pengobatan nyeri menggunakan obat-obatan, pasien diharapkan berhati-hati bila memiliki kondisi, seperti:
  • Anemia.
  • Hemofilia.
  • Kekurangan vitamin K.
  • Penurunan jumlah keping darah (trombosit).
  • Adanya ulkus (tukak) pada lambung atau usus.
  • Adanya polip pada hidung.
  • Gangguan kerja hati.
  • Penyakit ginjal.
  • Menderita alergi terhadap obat-obatan pereda nyeri, seperti obat antiinflamasi nonsteroid atau paracetamol.
Jika pasien akan menjalani manajemen nyeri melalui operasi, terdapat beberapa kondisi di mana pasien perlu berhati-hati. Kondisi tersebut antara lain:
  • Memiliki gangguan pembekuan darah.
  • Mengonsumsi obat pengencer darah.
  • Memiliki alergi terhadap obat bius (anestesi).

Persiapan Pain Management

Untuk menentukan jenis manajemen nyeri yang tepat guna meredakan dan menyembuhkan nyeri, pasien terlebih dahulu akan menjalani proses diagnosis supaya penyebab nyeri dapat diidentifikasi dengan tepat. Dokter akan menanyakan gejala nyeri yang dirasa oleh pasien, beserta riwayat dan kondisi kesehatan secara umum. Riwayat kesehatan yang akan ditanyakan termasuk juga riwayat prosedur medis yang pernah dijalani, terutama prosedur bedah. Dokter juga akan merekomendasikan pasien menjalani tes tambahan, seperti:
  • Tes darah
  • Foto Rontgen
  • MRI
  • CT scan
  • USG
  • Elektromiografi (EMG)
Setelah penyebab dan sumber nyeri diketahui, dokter akan menentukan prosedur manajemen nyeri yang sesuai bagi kondisi pasien.

Prosedur Pain Management

Pain management yang dilakukan dapat berbeda-beda pada tiap orang, tergantung pada penyebab nyerinya. Oleh karena itu, diagnosis dan pemeriksaan penyebab nyeri pada pasien sangat penting agar manajemen nyeri yang dilakukan dapat berjalan secara efektif. Beberapa teknik manajemen nyeri yang umum dilakukan adalah:
  • Rest, ice, compression, and elevation (RICE)Ini merupakan metode untuk meredakan nyeri secara sederhana, dan dapat dilakukan sendiri oleh pasien di rumah. Dokter akan merekomendasikan pasien untuk beristirahat, mengompres daerah yang terasa sakit, dan memposisikan bagian tubuh tersebut lebih tinggi, untuk meredakan nyeri yang sifatnya sementara. Metode RICE sering digunakan untuk meredakan nyeri pada otot dan sendi, serta sering dikombinasikan dengan pemberian obat pereda nyeri.
  • Obat-obatan. Penggunaan obat pereda nyeri merupakan metode yang paling umum untuk mengontrol rasa sakit. Obat-obatan pereda nyeri ada yang dapat dibeli secara bebas dan ada pula yang harus menggunakan resep dokter. Beberapa jenis obat-obatan yang dapat diberikan kepada pasien untuk mengatasi nyeri adalah:
    • Analgesik, contohnya paracetamol, aspirin, dan ibuprofen.
    • Antikonvulsan, contohnya carbamazepine dan gabapentin.
    • Antidepresan, contohnya amitriptyline.
    • Antimigrain, contohnya sumatriptan.
    • Opioid, contohnya oxycodone, fentanyl, dan tramadol.
  • FisioterapiTerapi ini dapat berupa terapi panas, terapi dingin, pijat, atau latihan fisik.
  • Pembedahan. Pembedahan dapat dilakukan sebagai metode untuk meredakan nyeri pada pasien, meskipun tidak semua bentuk nyeri perlu ditangani dengan metode ini. Beberapa metode pembedahan untuk meredakan nyeri, antara lain adalah:
    • Penghambat saraf, yaitu metode manajemen nyeri melalui pembedahan dengan cara memutus aliran impuls saraf dari tempat timbulnya nyeri ke otak.
    • Operasi tulang belakang, yaitu metode manajemen nyeri khusus pada bagian tulang belakang. Operasi ini dapat bertujuan untuk menstabilkan ruas-ruas tulang belakang atau mengurangi tekanan yang menyebabkan terjadinya nyeri pada saraf tersebut.
    • Dorsal root entry zone operation (DREZ), yaitu metode pembedahan untuk meredakan nyeri dengan cara menghancurkan jaringan atau serabut saraf yang menimbulkan rasa nyeri pada pasien.
    • Stimulasi listrik, yaitu metode pembedahan untuk meredakan nyeri dengan cara merangsang serabut saraf dengan menggunakan aliran listrik.
  • Konseling. Konseling dapat membantu pasien untuk mengatasi rasa sakit secara lebih baik, dan biasanya berperan sebagai metode manajemen nyeri tambahan selain pemberian obat-obatan atau pembedahan. Konseling juga dapat membantu dokter untuk mengetahui perubahan psikis pasien yang ditimbulkan oleh nyeri tersebut.
  • Akupunktur. Akupunktur dilakukan dengan menusukkan jarum ke daerah tertentu pada tubuh untuk meredakan nyeri. Meskipun masih kontroversial, akupunktur cukup populer sebagai metode pengobatan untuk meredakan nyeri.
Nyeri nosiseptif yang sederhana, seperti lebam atau memar, tidak memerlukan pengobatan yang rumit dan dapat reda dengan sendirinya atau hanya dengan pengobatan sederhana. Akan tetapi, nyeri nosiseptif yang kompleks, seperti akibat radang sendi, perlu diobati agar tidak bertambah parah, dengan cara mengatasi penyebabnya serta melakukan manajemen nyeri. Nyeri neuropatik juga perlu diobati karena dapat bertambah parah dan mengganggu kualitas hidup penderitanya. Nyeri neuropatik yang tidak ditangani dengan benar dapat menyebabkan berbagai komplikasi, termasuk kecacatan dan depresi.

Risiko Pain Management

Setiap jenis metode pain management memiliki risiko dan efek samping yang berbeda. Namun, yang perlu diperhatikan adalah risiko efek samping dari obat-obatan pereda nyeri. Di antaranya adalah:
  • Sembelit
  • Pusing
  • Mual
  • Gatal-gatal pada kulit
  • Telinga berdenging
  • Mulut kering
Pasien yang menjalani operasi, juga dapat mengalami komplikasi akibat operasi meskipun jarang terjadi, seperti:
  • Infeksi
  • Perdarahan
  • Lebam di daerah operasi
  • Nyeri yang tidak mereda
  • Terjadinya penggumpalan darah
Di salin dari : https://www.alodokter.com/

Minggu, 12 Agustus 2018

Sakit Pinggang Apa Perlu Minum Obat

Katanya sih penyakit orang tua, tapi ternyata sakit pinggang bisa dialami oleh orang berusia 30-an tahun. Pekerja berat, atlet, ibu hamil, bahkan karyawan kantor bisa mengalaminya. Bagaimana cara mengatasinya? Berlawanan dengan anggapan umum, ternyata sakit pinggang dapat diatasi tanpa minum obat, lho.
Sakit pinggang adalah sakit yang terjadi di area bawah tulang rusuk atau iga hingga di atas tulang kaki. Sakit pinggang yang dirasakan bisa berbeda-beda, mulai dari yang tidak terlalu sakit, namun tahan lama hingga 12 minggu atau lebih (kronis), hingga nyeri teramat sangat yang datang tiba-tiba (akut) selama beberapa hari atau beberapa minggu dan membuat Anda tidak bisa bergerak.
Sakit Pinggang Apa Perlu Minum Obat - alodokter

Ini Dia Penyebab Sakit Pinggang

Sakit pinggang bisa disebabkan oleh banyak hal, salah satunya adalah masalah pada otot seperti keseleo atau terkilir.
Otot terkilir dan keseleo
Terkilir bahkan bisa dikatakan sebagai penyebab utama sakit pinggang akut. Terkilir bisa dikarenakan otot atau tendon meregang berlebihan atau robeknya ligamen (jaringan ikat sendi). Keseleo biasa disebabkan oleh tendon (jaringan yang melekatkan otot pada tulang) atau otot yang robek. Nah, hal tersebut bisa terjadi ketika Anda memutar tubuh, mengangkat barang yang terlalu berat, mengangkat barang dengan posisi tubuh yang tidak tepat, atau melakukan peregangan berlebihan.
Bentuk tulang belakang
Kelainan bentuk tulang belakang, seperti tulang belakang kifosis atau lordosis, yang merupakan kelainan sejak lahir juga dapat menjadi penyebab sakit pinggang kambuhan di usia pertengahan.
Trauma
Ligamen, tendon, dan otot luka juga dapat diakibatkan oleh cedera ketika berolahraga, kecelakaan mobil, atau jatuh dari ketinggian tertentu.
Sebab lain
Selain penyebab diatas, penyebab sakit pinggang lainnya antara lain adalah infeksi organ reproduktif pada wanita, sakit batu ginjal, penyempitan jarak antar tulang belakang, radang kelenjar prostat, sindrom pramenstruasi, kehamilan, aborsi, keguguran, kanker prostat, obesitas, osteoporosis, dan masih banyak lagi.

Bagaimana Penyembuhannya?

Kebanyakan sakit pinggang akut dapat sembuh sendiri. Sedangkan sakit pinggang kronis bisa membutuhkan perawatan medis dan prosedur bedah. Sakit pinggang bisa diredakan atau diobati dengan berbagai cara berikut:
Krim dan koyo (patch)
Sakit pinggang dapat diringankan dengan mengoleskan krim atau menempelkan koyo pereda rasa nyeri di bagian yang terasa sakit. Krim dan koyo pereda sakit tersebut biasanya dijual bebas dan mengandung bahan-bahan seperti:
  • Salisilat. Krim dan koyo pereda nyeri biasanya mengandung bahan penghilang rasa sakit ini. Ketika diserap ke dalam kulit, salisilat mampu meredakan rasa sakit, terutama di sendi dekat dengan kulit, seperti jari-jari, lutut, dan siku.
  • Counterirritants. Bahan seperti mentol dan metil salisilat dapat menciptakan sensasi dingin atau panas pada kulit yang mampu mengalihkan perhatian Anda dari rasa sakit.
  • Capcaisin. Ketika pertama kali dioleskan, krim dan koyo yang mengandung capsaicin dapat menimbulkan kesemutan atau sensasi rasa panas pada kulit. Tidak dibutuhkan waktu lama sebelum Anda merasakan hasil dari capsaicin dalam mengurangi rasa sakit.
Krim dan koyo pereda nyeri memiliki keunggulan ketika digunakan. Krim pereda nyeri mudah dan nyaman digunakan karena cukup dioles di daerah yang terasa sakit. Krim yang sudah dioleskan juga bisa dihilangkan dengan cara mencucinya menggunakan air. Orang lain pun bisa tidak tahu jika ternyata Anda menggunakan krim pereda nyeri. Ini karena krim tidak meninggalkan bekas atau terlihat secara kasat mata.
Ketika menggunakan koyo, Anda dapat mengontrol serapan bahan aktif ke dalam kulit. Bila ingin menghentikan penyerapan bahan aktifnya, Anda dapat melepaskannya dari kulit. Tidak hanya itu, bahan aktif yang terkandung pun dilepaskan secara perlahan-perlahan ke dalam kulit. Selain itu, hanya ada sedikit residu – atau bahkan sama sekali tidak ada residu – yang menempel pada tangan dan membuatnya menjadi berminyak.
Pemakaian koyo diyakini tidak akan menyebabkan overdosis karena bahan aktif dan luas permukaan koyo sudah dihitung sesuai dosis yang pantas bagi pemakai. Koyo yang lama harus dilepas terlebih dahulu sebelum koyo baru ditempelkan. Risiko koyo tertelan secara sengaja atau bersentuhan langsung dengan bagian tubuh yang sensitif seperti mata dan selaput lendir juga rendah.
Bergerak
Orang yang banyak bergerak ternyata lebih cepat sembuh dari sakit pinggang dibanding mereka yang hanya tiduran. Jalan-jalan di sekitar rumah atau jalan kaki ke warung sudah cukup untuk mengurangi sakit pinggang. Awalnya mungkin terasa sakit, tapi tetaplah berusaha untuk bergerak setiap hari.
Olahraga
Olahraga, seperti berenang dan yoga, secara teratur dan aktif setiap hari akan membantu mengurangi sakit pinggang. Yang penting, pilih jenis olah tubuh yang Anda senangi dan tidak menambah rasa sakit.
Ganti posisi tidur
Mengubah posisi tidur dapat mengurangi rasa sakit. Jika Anda tidur miring, tarik kaki sedikit ke arah dada dan letakkan bantal di antara kaki. Jika tidur telentang, letakkan bantal di bawah lutut.
Terapi
Jika sakit pinggang tidak hilang dalam waktu lebih dari enam minggu, hubungi dokter terpercaya dan lakukan terapi seperti fisioterapi, chiropractic atau akupunktur. Bila ditemukan penyakit pada organ di dalam tubuh, maka segera lakukan pengobatan sesuai anjuran dokter.
Operasi
Operasi dilakukan hanya jika berbagai cara sudah dilakukan namun sakit pinggang masih menghantui, bahkan hingga membuat Anda sulit tidur dan tidak bisa menjalani aktivitas sehari-hari.
Semua orang tentu tidak ingin menderita sakit pinggang, apalagi sampai harus berbaring di meja operasi. Oleh karena itu, segera hubungi instalasi gawat darurat jika Anda menderita sakit pinggang yang disertai dengan sakit dada, tidak bisa menggerakkan tubuh, nyeri parah di pinggang atau leher, mati rasa, atau kesemutan.

Inilah Penyebab Kaki Kram Dan Cara Menanganinya

Penyebab kaki kram tidak selalu diketahui, namun umumnya disebabkan ataupun terkait dengan cedera saat berolahraga, kehamilan, dehidrasi, kekurangan asupan mineral tertentu, ataupun pajanan suhu dingin.
Kram otot, baik yang terjadi pada area kaki atau area lainnya, merupakan kontraksi atau menegangnya otot dengan kuat dan secara tiba-tiba. Kram bisa berlangsung selama beberapa detik hingga beberapa menit dan sering kali terjadi pada kaki. Kram kaki di malam hari sering kali mengenai otot betis. Kondisi ini sering terjadi ketika Anda baru saja tertidur atau baru terbangun.
Inilah Penyebab Kaki Kram dan Cara Menanganinya - Alodokter
Berikut adalah berbagai penyebab dan faktor risiko kaki kram:
  • Kekurangan mineral seperti kalium, kalsium, dan magnesium dapat mengundang kaki kram.
  • Tekanan terhadap saraf pada tulang belakang bisa membuat kaki terasa nyeri kram yang bisa memburuk bila semakin lama Anda berjalan. Berjalan dengan posisi sedikit membungkuk ke depan biasanya dapat meringankan nyeri.
  • Suplai darah yang tidak memadai. Penyempitan arteri yang mengalirkan darah ke kaki Anda dapat menimbulkan nyeri, misalnya kram di kaki saat Anda sedang berolahraga. Kram ini biasanya hilang secepatnya setelah Anda berhenti berolahraga.
  • Dehidrasi sehingga tubuh kehilangan banyak cairan.
  • Kehamilan. Kondisi kram sudah biasa terjadi pada ibu hamil, terutama saat bulan-bulan terakhir kehamilan. Kemungkinan hal ini terjadi oleh karena kekurangan kalsium dan magnesium.
  • Cedera atau menggunakan otot secara berlebihan. Terlalu lama duduk, berdiri lama di atas permukaan yang keras, atau meletakkan kaki pada posisi yang tidak nyaman selama tidur juga dapat membuat otot kaki menegang atau kram.
  • Terpapar suhu dingin, khususnya air dingin. Biasanya terjadi setelah mandi dengan air dingin atau kehujanan.
  • Efek samping dari obat-obatan seperti pil kontrasepsi, obat antipsikotik, diuretik, statin, dan steroid.
  • Infeksi seperti tetanus juga bisa menyebabkan kejang otot dan kram.
  • Penyakit hati juga bisa mengundang kram pada kaki. Ketika organ hati tidak bisa bekerja dengan baik, racun di dalam darah akan meningkat dan bisa membuat otot kram.
  • Kondisi medis lainnya seperti penyakit ginjal, penyakit tiroid, multiple sclerosis, atau masalah aliran darah (penyakit arteri periferal).

Begini Cara Menanganinya

Berikut adalah beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menangani kram.
  • Hentikan aktivitas dan lemaskan otot dengan peregangan ringan. Gerakkan kaki dengan berjalan perlahan-lahan. Hal ini bertujuan mengirimkan sinyal di dalam tubuh bahwa otot Anda butuh berkontraksi kemudian relaksasi.
  • Pijat pada bagian otot yang menegang.
  • Kompres dengan air panas atau mandi dengan air panas. Namun, cara ini tidak dianjurkan bagi mereka yang mengidap diabetes, cedera saraf tulang belakang, atau kondisi lainnya yang tidak memungkinkan Anda merasakan suhu panas.
  • Minum air putih atau minuman yang mengandung elektrolit secukupnya untuk menghidrasi tubuh. Cara ini mungkin membutuhkan waktu yang relatif lebih lama. Namun, hal ini bisa mencegah terjadi kram berikutnya.
  • Ganjal ujung kaki dengan bantal saat tidur untuk mencegah kram.
  • Konsumsi makanan kaya magnesium seperti kacang-kacangan dan biji-bijian bila Anda sering mengalami kram kaki yang tidak terkait dengan kondisi kesehatan lainnya. Namun, untuk ibu hamil dianjurkan berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu bila ingin mengonsumsi suplemen magnesium.
  • Gunakan obat-obatan pereda sakit, seperti ibuprofen atau gel penghilang nyeri sesuai petunjuk penggunaan.
Untuk mencegah kram datang lagi, cobalah untuk rutin melakukan pijatan pada bagian tubuh yang sering kram, melakukan pemanasan sebelum berolahraga, cukupi kebutuhan air putih, dan mineral seperti kalsium, magnesium, dan lainnya. Selain itu, pakailah alas kaki yang layak dan nyaman untuk otot kaki.
Disalin dari : https://www.alodokter.com/

Kamis, 09 Agustus 2018

Empat Kelebihan Dropbox yang Membuat Sharing File lebih Praktis

Dropbox adalah sebuah aplikasi cloud yang memungkinkan kita untuk sharing data atau menyimpan data secara cloud. Artinya, tidak peduli dimanapun kita, selama kita bisa terhubung akses internet maka kita bisa mengakses data kita.Dan bila kita sudah pakai aplikasinya lalu file yang ada dropbox sudah tersimpan di perangkat kita kita bisa edit kapan saja dimanapun walaupun tidak ada jaringan internet, lalu saat nanti perangkat kita online atau berada dalam jaringan internet maka akan otomatis update file kita yang online sama dengan dengan yang kita edit. Tapi jangan lupa ya...., waktu mau edit buka file dari dropbox.

Jika kamu belum tahu dropbox dan ingin mencoba menerapan aplikasi dropbox di PC atau Perangkat lainnya, kamu hanya perlu mengunjungi dropbox.com. Atau jika kamu mengharapkan panduan step by step dan beberapa informasi tentang cloud.
Secara defaultfree acount memberikan 2GB secara cuma-cuma. Tetapi jika ingin lebih besar lagi, kamu bisa berlangganan atau ikut mempromosikan. Untuk detail lengkapnya bagaimana menambah ukuran dropbox, saya bahas selanjutnya.

4 Kelebihan Dropbox

1. Storage
Sebenarnya maksimal stroge dropbox adalah 18GB untuk free acount. Tetapi secara default kamu diberikan 2GB saja. Untuk mendapatkan 18GB lebih, kamu memerlukan sedikit usaha. Cara menambah ukuran dropboxsalah satunya adalah dengan meng-invite teman kamu.
Setiap teman yang berhasil kamu ajak lewat link kamu, otomatis kamu mendapatkan 500MB, artinya untuk mendapatkan 16GB lagi kamu harus mengajak 32 orang. Kamu juga bisa menambah space dengan beberapa cara lainnnya seperti mengasih review, follow twitter, dll.
Caranya, login ke dropbox melalaui browser kamu. Pada menu bagian atas, klik Get free space!
Get free space from dropbox
Get free space from dropbox
Kamu bisa memilih cara mana saja yang ingin kamu pakai untuk menambah space.
2. Fleksibel
Fitur yang paling saya suka dari cloud tentunya fleksibel atau bisa diakses dimana saja. Tetapi tidak semua aplikasi cloud fleksibel, karena beberapa ada yang tidak menyediakan aplikasi untuk sistem operasi tertentu. Solusinya kita hanya bisa mengakses lewat browser.
Berbeda dengan itu aplikasi drobox hadir dengan hampir di semua sistem operasi populer, Dropbox for windowsdropbox for iOSdropbox for androiddropbox for Macdropbox for Ubuntu, dll.
Saya sendiri memasang aplikasi dropbox di HP saya (android), ipad (iOS), Laptop (windows), dan PC (windows). Saya sangat terbantu dengan adanya dropbox di semua perangkat saya.
Sungguh memudahkan bukan ,apabila kita suatu saat kita berada di suatu tempat yang kita tak bawa perangkat kita .Bingung karena jarak ke rumah memakan waktu yang tidak sedikit. Kita harus harus ingat kalau semua dokumen yang disimpan di dropbox, bisa langsung buka lewat perangkat yang yang ada yang penting terhubung internet. Kalau diperangkat yang bukan milik kita tak perlu di syncron kan ,tapi kalau perangkat sendiri atau HP sendiri lalu sync saja, semua tugas akan selamat. 
3. Full Sharing
Tidak seperti file sharing lain seperti mediafire atau yang lain, jika ingin share files maka kita harus men-downloadnya lewat website mereka. Dropbox hadir dengan direct download, artinya ketika kita mengklik link yang diberkan, maka file langsung kita download.

Cara Sharing File Melalui Dropbox

Setelah kita install Dropbox, akan ada secara dafault yang namanya public folder. Nah untuk berbagi file dengan lainnya, kita harus menyimpan file tersebut di folder publik, kamu boleh membut sub folder di sana. Untuk mendapatkan link kamu hanya perlu klik kanan lalu piliih Dropbox > Copy link.
4. Full Control
Dropbox juga memberikan hak sepenuhnya kepada kita tentang file yang kita unggah. Maksimal besar file untuk akun gratis yang boleh kita unggah adalah 200 MB. Selama kita tidak menghapus file tersebut, file itu akan tetap ada. Artinya dropbox tidak akan menghapus file kita.
Kita juga bisa mengkontrol folder mana saja yang ingin kita sync. Caranya, klik kanan icon dropbox pada menu
Pilih folder yang ingin di sync
Pilih folder yang ingin di sync
Selain itu, kita juga bisa berbagi folder (folder bersama) dengan teman kita, walaupun memakai komputer yang berdeba. Artinya kapan saja kamu mengelola folder itu (tambah, hapus, edit) maka otomatis kamu juga mengubah folder itu di komputer teman kamu dan sebaliknya.
Syaratnya, kamu harus meng-invite teman kamu ke folder itu.
Caranya, login ke dropbox site > Klik kanan pada folder yang ingin kamu share > klik invite to folder > msukan email dropbox teman kamu.
Seketika teman kamu akan mendapatkan email undangan dari kamu. Sifat berbagi folder ini privat, artinya orang yang tidak kamu undang tidak bisa mengaksesnya.
**
Jika ada hal lain  jangan sungkan berkomentar :